Setumpuk Harapan Pada Presiden Baru

Oleh: Iwan Kurniawan
Kemenangan pasangan SBY-MJK dalam pilpres putaran kedua memang terlihat sejak perhitungan suara dimulai usai pencoblosan 20 September lalu. Sejak itu kediaman SBY di Cikeas, Gunung Putri, Bogor selalu ramai didatangi para simpatisan yang ingin mengucapkan selamat dan menyampaikan pesan-pesan bagi pemerintahan baru.
Pengumuman KPU menetapkan pasangan SBY-MJK sebagai pemenang merupakan kemenangan bagi bangsa Indonesia, karena proses pemilihan presiden dan wapres oleh rakyat secara langsung berjalan dengan tertib dan aman.
Sejak awal, kita telah menekankan, siapa pun pemenang dalam Pilpres putaran kedua hendaknya patut disyukuri, karena inilah pilihan rakyat. Bukan saatnya lagi menjelek-jelekkan pasangan yang kalah, karena semua ini demi kemajuan bangsa. Pemerintahan Megawati telah berhasil membuat sejarah melaksanakan pemilu dengan damai dan hal ini pun diakui oleh para pemantau pemilu baik dari dalam dan luar negeri
Tugas Presiden dan Wapres terpilih dalam kurun waktu lima tahun ke depan tidak mudah. Persoalan mengurangi pengangguran, menekan angka kemiskinan, kebebasan pers, pendidikan, separatisme sampai pemberantasan KKN sudah menghadang dan menjadi tugas besar pemimpin mendatang.
Janji SBY-MJK membawa perubahan dan memberikan contoh langsung, tidak hanya melalui pidato tetap akan selalu diingat dan ditagih. Perhatian rakyat akan tertuju pada gebrakan SBY-Kalla dalam 100 hari pertama yang ber
janji akan menumbuhkan kepercayaan rakyat dan dunia internasional dengan membentuk kabinet yang kuat dan diterima oleh rakyat. Pembagian kursi di kabinet sudah seharusnya berdasarkan atas pertimbangan profesionalisme dan kredibilitas. Lebih jauh lagi dengan melakukan kontrak khusus dengan para calon menteri apakah sanggup untuk menajalankan program-programnya dalam lima tahun mendatang merupakan ekstra point bagi SBY, sebagaimana diucapkannya suatu
ketika.
Selain itu, peran Wapres dalam roda pemerintahan sudah waktunya untuk ditingkatkan dalam kaitannya pembagaian tugas antara presiden dan wapres. Bukan sekedar sebagai “ban serep” seperti pemerintahan-pemerintahan yang
lalu.
Inilah tantangan. Pekerjaan yang demikian berat dan menumpuk akan sulit diselesaikan bila tidak ada kerja sama dan partisipasi seluruh pihak, ya rakyat, ya parlemen. Segala persoalan akan bisa diselesaikan bila semuanya bersatu dan melihat tujuan yang sama, yakni Indonesia yang adil dan sejahtera. Bila pemerintahan SBY-MJK melenceng dari janji semula, maka rakyat tak segan-segan untuk
mengoreksinya.
Untuk itu apa yang diinginkan rakyat untuk memperbaiki mental bangsa menuju perbaikan yang diinginkan janganlah dianggap angin lalu. Rakyat sudah memberikan sumbangan yang luar biasa dalam menentukan arah perjuangan bangsa melalui pemilu. Di tangan pemimpin, rakyat berharap keinginan itu akan diwujudkan. Rakyat sudah semakin terbuka dan semakin cerdas untuk menilai apakah pemimpin bangsa sudah bertindak sesuai dengan keinginan mereka. Bila gagal, berarti kepercayaan rakyat semakin pudar
Sekali lagi, selamat bagi bangsa Indonesia yang telah menggunakan hak pilihnya dengan bebas, mandiri serta berjalannya proses pemilu dengan tertib dan aman. Anda layak dapat bintang. (Dikutip dari berbagai sumber)