Kumpulan Ayat

Menanamkan Ajaran Islam pada Usia Dini

 

 

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلَائِكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَا يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ

 

[66:6] “Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan

 

وَإِخْوَانُكُمْ وَأَزْوَاجُكُمْ وَعَشِيرَتُكُمْ وَأَمْوَالٌ اقْتَرَفْتُمُوهَا وَتِجَارَةٌ تَخْشَوْنَ كَسَادَهَا وَمَسَاكِنُ تَرْضَوْنَهَا أَحَبَّ إِلَيْكُم مِّنَ اللّهِ وَرَسُولِهِ وَجِهَادٍ فِي سَبِيلِهِ فَتَرَبَّصُواْ حَتَّى يَأْتِيَ اللّهُ بِأَمْرِهِ وَاللّهُ لاَ يَهْدِي الْقَوْمَ الْفَاسِقِينَ

 

[9:24] Katakanlah: "Jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, istri-istri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai daripada Allah dan Rasul-Nya dan (dari) berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya." Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang fasik.

 

وَأْمُرْ أَهْلَكَ بِالصَّلَاةِ وَاصْطَبِرْ عَلَيْهَا لَا نَسْأَلُكَ رِزْقًا نَّحْنُ نَرْزُقُكَ وَالْعَاقِبَةُ لِلتَّقْوَى

[20:132] ”Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezeki kepadamu, Kami lah yang memberi rezeki kepadamu. Dan akibat (yang baik) itu adalah bagi orang yang bertakwa

 

     Ketiga ayat di atas menunjukan betapa betapa pentingnya mendidik anak-anak kita untuk beriman dan bertakwa kepada Allah. Kita sebagai orang tua bertanggung jawab atas hitam putihnya anak-anak kita.

 

     Kesibukan kita bekerja untuk memenuhi kebutuhan materi keluarga jangan sampai membuat kita melupakan tanggung jawab untuk mendidik anak-anak kita ke jalan Allah. Kunci utama dari mendididik ke jalan Allah adalah keteladan (contoh) dari kita. Sebagai contoh, untuk mengajar anak kita tentang pentingnya shalat, cara yang paling efektif tentunya adalah dengan mengajak mereka shalat bersama kita. Kita perlu sediakan jadwal shalat di rumah kita, membangunkan anak di waktu pagi supaya tidak terlambat shalat shubuh, menyempatkan shalat ketika dalam perjalanan walau harus dikerjakan di mobil dan seterusnya.

 

     Lalu, bila dalam keilmuan kita tidak mampu mengajar anak kita sendiri, salah satu solusinya adalah dengan mengirimkan anak-anak kita ke Islamic weekend school. Tidak kalah pentingya adalah memberikan hadiah berupa materi-materi islami seperti (buku/video,/kaset) pada hari-hari istimewa mereka, seperti hari ulang tahun, jangan hanya mainan dan hadiah lainnya yang ber-ala barat. (SUD)