Tanya: Orang asing selalu memandang wanita Islam seolah-olah sebagai manusia yang dipaksa, tidak memiliki hak apapun, hidup tertindas di bawah kekuasaan laki-laki. Salah satu contoh yang mereka kemukakan ialah laki-laki diperkenankan kawin dengan empat orang wanita?
Jawab: Hati-hatilah! Orang Islam tidak adil dengan para istrinya. Tampaknya kita telah menyimpang dalam perangai dan budaya kita yang jauh dari ajaran Islam. Kita telah melakukan kezaliman. Sudah tentu dalam hal ini orang Islam yang berbuat kezaliman, bukan agama Islam! Dalam Islam laki-laki diperkenankan beristri dengan empat orang istri. Sedangkan perempuan tidak diperkenankan bersuami dengan empat orang suami. Coba tanyakanlah, perempuan mana yang ingin bersuami empat orang? Laki-laki mungkin saja mempunyai empat orang istri yang semuanya subur. Ini tidak menjadi masalah! Tetapi kalau ada seorang istri yang memiliki empat orang suami dan kebetulan ia hamil, pada saat itu keempat suaminya akan bersaing tanpa kebenaran! Kemudian anaknya lahir. Lalu bagaimana dengan anak itu? Siapa ayahnya? Semua suami dari seorang istri itu akan mengatakan: "Kenapa harus saya yang mengakuinya, wajahnya tidak mirip dengan saya?" Hal ini hanya akan menimbulkan kekacauan.
Pertanyaan semacam itu sudah pernah dilontarkan pada jaman Nabi Saw. Mereka bertanya kepada Rasulullah Saw, "Kenapa kita tidak diperkenankan bersuami empat orang?" Untuk meyakinkan aturan Allah kepada mereka, Nabi Saw meminta kepada empat orang wanita yang sedang menyusui agar semua sama-sama meletakkan air susunya ke dalam satu wadah. Setelah itu Nabi Saw meminta kepada mereka agar masing-masing kembali mengambil air susunya. Mereka berkata, "Bagaimana mungkin kami akan melakukannya?" Maka Rasulullah Saw menjawab, "Ya, itulah jawaban pertanyaan kalian!"
Demikian halnya dengan wanita yang bersuami lebih dari empat orang. Pada akhirnya mereka nanti tidak akan dapat menentukan nasab anaknya! Pada waktu dilahirkan, keadaan anak laki-laki hampir sama dengan anak perempuan. Tapi jumlah angka kematian laki-laki lebih besar daripada perempuan. Alasannya belum dapat dipastikan. Orang mengatakan laki-laki lebih kuat daripada perempuan, tapi nyatanya jenis yang lebih kuat ini lebih besar terancam kepunahan daripada jenis yang lebih lemah (perempuan).
Amerika Serikat kini tengah menghadapi problema yang amat serius. Data statistik memperlihatkan bahwa jumlah kaum wanita 7,8 juta lebih besar dari kaum pria. Ini berarti kalau semua lelaki di Amerika Serikat beristri, maka masih ada 7,8 juta kaum wanita yang belum memiliki calon suami. Malah ada yang memberitahukan kepada saya, bahwa sekitar sepertiga tenaga kerja yang ada di sana terdiri dari kaum homosex. 98% dari jumlah narapidananya terdiri dari kaum lelaki. Selain itu lelaki juga merupakan umpan pertama dari api peperangan. Melihat kenyataan itu, apakah anda dapat membayangkan situasi yang kini tengah terjadi?
Islam adalah agama yang hanya memberikan jalan ke luar dari berbagai problema dan kesulitan hidup. Islam tidak pernah menyuruh anda kawin dengan empat orang istri. Islam hanya mengatakan:
" .. maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi: dua, tiga, atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil maka (kawinilah) seorang saja..." (An Nisa: 3)Jadi undang-undang poligami dalam Islam bukan suatu dorongan atau anjuran, tetapi hanya merupakan suatu pemecahan masalah yang ada dalam masyarakat. Terhadap perihal ini, masyarakat Barat memeranginya dengan mati-matian, sementara lesbian (homosex antar sesama wanita) disahkan. Begitu pula halnya dengan homo sex antar sesama lelaki. Mereka bahkan berhasil dinikahkan secara resmi di gereja. Na'udzubillah! Namun kalau sudah bicara soal poligami, mereka langsung menyatakan dengan pongahriya: "Langkahi mayat saya terlebih dahulu!"
Tidak ada seorangpun yang memaksa agar wanita lain menemani suaminya. Tidak ada wanita yang mengatakan demikian. Tapi ada laki-laki yang tidak berkeberatan memikul tanggung jawab tambahan, dan ada pula wanita yang tidak keberatan suaminya ditemani istrinya yang lain. Memang, bagi orang-orang yang ingin hidup bahagia, maka Islam lah pemecah problema mereka.
Tanya: Anda belum menjelaskan batas terendah perkawinan yang dibenarkan oleh Islam?
Jawab: Islam menyatakan, sesudah akil baligh (sesudah mulai haidh)wanita boleh saja kawin. Tapi sekali lagi ditekankan, ia tidak dianjurkan. Namun sebelum itu tidak dibenarkan!
Tanya: Apakah anda melihat adanya kebangkitan Islam selama dasawarsa yang lalu? Kalau benar, kenapa dirisaukan?
Jawab: Karena ada beberapa hal, menurut pendapat saya. Pertama, Allah Ta'ala telah memberikan kepada kita agama dan sistem hidup. Dia memberitahukan kepada kita dalam Al-Qur'anul Karim tentang sistem hidup itu. "Dia telah memberikan kepada kalian sistem hidup, supaya menang, berjaya dan mewarisi kedudukan yang lain, dan supaya kalian menjadi polisi dunia."
Agama Islam diturunkan untuk memenangkan agama-agama lain dan mengalahkan seluruh sistem hidup yang ada, baik itu Yahudi atau komunisme, baik yang berbentuk filsafat maupun agama. Agama Islam ditargetkan untuk melindungi dan memelihara semuanya, dan saya amat meyakini hal itu. Namun peran yang dibawa oleh setiap orang merupakan pilihannya. Kalau anda mau menjadi teman setan dari setiap orang yang lalu lalang, mau diinjak-injak dan hidup terhina, mau menjadi kelinci percobaan dan bahan latihan semua bangsa, maka itu adalah pilihan anda dan tanggung jawab anda sendiri, bukan pilihan dan tanggung jawab Allah!
Allah memerintahkan kepada kita agar selalu bekerja keras. Masyarakat Barat mencuci otak anak-anak kita dengan sistem yang secara otomatis membuat anak-anak merasa lebih rendah.