"Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar dan keras ,..." [Quran 66:6]

"Dan orang-orang yang sabar karena mencari keridaan Tuhannya, mendirikan salat, dan menafkahkan sebagian rezeki, serta menolak kejahatan dengan kebaikan; orang-orang itulah yang mendapat tempat kesudahan (yang baik)." [Quran 13:22]
Gerakan Syahwat Merdeka
Oleh : Mohammad Subarkah

''Selamat ya. Pidato kebudayaan Anda bagus sekali. Tapi ingat, media massa Indonesia juga banyak sampahnya. Lihat siaran televisi Anda. Bayangkan kalau di Amerika tayangan itu diputar pada pukul 03.00 pagi, di sini malah diputar pada prime time,'' kata si bule sembari memegang tangan Taufiq. Yang disalaminya pun membalas dengan senyum simpul. ''Terima kasih Tuchrello. Memang demikian adanya. Maaf, kalau banyak mengambil contoh negara Anda,'' jawab Taufiq >>>

Kebangkitan Aceh
Oleh : Mohamad S.

Bencana dan ujian yang telah menimpa saudara-saudara kita di Aceh tidaklah akan selesai dampak nya dalam waktu 2 atau 3 bulan saja. Dampak yang timbul akibat gempa bumi dan gelombang besar tsunami tersebut akan terus berlanjut sampai puluhan tahun mendatang. 
Untuk memperbaiki infrastruktur yang rusak dan hancur akibat bencana ini tidaklah sulit dan tidak akan memerlukan waktu lama, tetapi hanya bergantung dari ketersediaan biaya dan keseriusan pemerintah beserta aparatnya. >>>

Mengkritisi Sejarah Hijrahnya Nabi saw
Oleh: Sudarmadji

Setiap tanggal 1 Muharam di masjid, surat kabar, radio, tv di negeri-negeri muslim termasuk di Indonesia dipenuhi dengan pembacaan kembali sejarah hijrahnya Nabi Muhammad saw, yang dijadikan menjadi awal dari perhitungan tahun Islam. Namun sayangnya dalam uraian sejarah hijrahnya Nabi saw kita (penulis) lebih sering mendengar dari sisi mistisnya saja misal bagaimana orang kafir Qurais tertidur ketika nabi keluar dari rumah dengan menebarkan pasir, kemudian burung dan labah-labah segera membuat sarang di mulut gua tsur, kemudian ketika orang kafir melempar batu kedalam gua tsur, batu itu mengenai gigi nabi hingga patah, sehingga bunyinya nyaring seperti membentur batu.
>>>

Bantuan Berkedok

Isyu kontoversial kepada para korban Tsunami di Aceh mencuat ketika beberapa media ibukota megekspos kegiatan worldhelp di Aceh yang juga dimuat dibeberapa website Amerika. Isyu ini segera dibantah oleh PGI dan MWI. Bahkan kedua organisasi yang mengorganisir gereja-gereja di Indonesia ini mengeluarka larangan kepada organisasi Kristen mana pun rnelakukan aktivitas kristenisasi. Beberapa hari berikutnya Kedua lembaga ini bersama dengan Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah dengan difasilitasi oleh jaringan Islam Liberal mengeluarkan pernyataan yang isinya mencoba meredakan “ketidaknyamanan” yang muncul akibat isyu kristenisasi ini. Lalu bagaimana di lapangan?
>>>

Hari Terakhir (Hari Qiamat)
Oleh: Said Abud

Sejarah telah mencatat bahwa peristiwa bencana Tsunami yang melanda di negeri kita pada menjelang akhir tahun 2004 itu sangat mengejutkan. Musibah itu datang dengan 
tiba tiba diluar dugaan manusia.
Begitupula suatu saat alam semesta ini pasti hancur keseluruhan nya dan itu pun akan datang dengan tiba tiba , rahasia kedatangan akhir dari kehidupan ini adalah rahasia Allah swt , sehingga Rosulullah saw pun tidak mengetahui waktu yang jelas beliau hanya menggambarkan tanda- tanda kedatangan nya saja.  
>>>

Nature Not Solely to Blame for Disasters in Indonesia 
Corruption, incompetence and gross indifference are the root of much misery.

Source: http://english.ohmynews.com/


Another day, another unnecessary loss of lives: 24 people killed and 10 still missing in floods and landslides on the small island of Tahuna off Indonesia's Sulawesi. The date is January 12, 2007. At an alarming rate, Indonesia is replacing Bangladesh and India as the most disaster-prone nation on earth. Whenever the word Indonesia appears on the list of headlines on Yahoo News, chances are that another enormous -- and often unnecessary -- tragedy has occurred on one of the islands of this sprawling archipelago.  >>>

Television and Our Children
Oleh : Mohammed Rawat

How much does TV. influence our children? Is it an evil force that undermines family values? Does it promote indiscretion and total disregard of ethics ? Many people tend to enjoy relaxing after a rigorous day by observing the television. Sports, movies and documentaries provide a temporary escape from reality. However while adults are usually able to distinguish between fact and fiction the greater number of young children are not. 
With the slackening of censorship, parents are beginning to show more concern for the development of their children. Sex, violence and bad language are accessible to even the most vulnerable of minds.
>>>

Salahuddin Al-Ayyubi
Oleh: Sudarmadji

Meskipun seorang yang cinta damai, Salahuddin Al-Ayyubi adalah salah satu pahlawan perang yang paling tersohor di dunia. Oleh bangsa barat dikenal dengan nama Saladin.

Salahuddin Al-Ayyubi lahir di Tikrit, Irak, pada tahun 1138 masehi. Ayahnya bernama Ameer Najmudin Al-Ayyubi, yang merupakan keturun Kurdish yang menjadi pejabat di Tikrit. Tidak lama setelah kelahiran Salahuddin keluaganya pindah ke Alepo, Syria, ayahnya diangkat menjadi pejabat di Syria Utara di bawah gubernur Nuruddin Zangi ibn Aq Sonqur.
>>>
Kyai dan Ayam

Selepas Isya', setelah merasa cukup memberikan pengajian selama bertahun-tahun pada santrinya, seorang Kiyai memberikan santrinya masing-masing seekor ayam. Kiyai berpesan, "terimalah ayam ini, lalu sembelihlah ditempat, dimana tidak ada yang bisa melihat apa yang 
kamu lakukan."
>>>

Camkanlah Ayat-ayat Allah
Oleh : Abu Tajuddin
Bagian 1

“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.”
Peristiwa yang terjadi di Nangroe Aceh Darussalam (NAD) bukanlah kejadian yang pertama dan satu-satunya yang terjadi di muka bumi. Secara ilmu pengetahuan dapat dikatakan memiliki siklus yang memungkinkan dapat diprediksi atau dihitung kapan akan terjadi, meskipun tidak akurat hingga satuan detik.
>>>

Shalat
By : Raisa N.S

We commonly call it solat, shalat or salat. It means pray to God (Allah swt). Prayer is the bridge between us, human being, to the (God) Khaliq Almighty. Prayer, which is an obligation for us, Muslims. Solat that start from takbir throughout salam is what our beloved prophet Muhammad (saw) has told us to perform it like what he did. Solat is like doing conversation to the Khaliq Almighty. It refreshes our mind of all the problems and dilemmas that we’ve been through by doing solat.
>>>


Berita Lain

> Dari Redaksi
> Dasar Keislaman: Wudhu-Khuff
> Photo Gallery
> Kisah Nasrudin
> Iklan dan Pengganti Ongkos Cetak

> Jumatan di KJRI-LA
> Daftar Pengajian
> Saturday Islamic School
> Iklan dan Pengganti Ongkos Cetak
> Pengumuman